get app
inews
Aa Text
Read Next : Truk ODOL Bikin Resah! Kabel Listrik Putus Beruntun, Satlantas Pangandaran Turun Tangan

Bukan Sekadar Titik Timbul, Braille Jadi Senjata Lawan Diskriminasi di Pangandaran

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:23 WIB
header img
Hari Braille Sedunia. ( Foto: ist)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Setiap tanggal 4 Januari, dunia memperingati Hari Braille Sedunia. Namun di Pangandaran, momentum ini bukan sekadar pengingat di kalender. Ada pesan keras yang disuarakan, akses informasi harus setara, tanpa pengecualian.

Di peringatan Hari Braille Sedunia 2026, RSUD Pandega Pangandaran angkat suara. Huruf Braille ditegaskan bukan cuma deretan titik timbul, tapi simbol perlawanan terhadap keterbatasan dan kunci pembuka kemandirian bagi penyandang disabilitas netra.

Manajemen RSUD Pandega menilai, selama ini Braille kerap dipandang sebelah mata. Padahal, lewat sistem tulisan sentuh itu, tunanetra bisa membaca dunia, menyerap informasi, mengasah potensi, hingga berdiri sejajar dalam kehidupan sosial.

“Keterbatasan fisik bukan alasan untuk dipinggirkan, apalagi dilumpuhkan haknya,” tegas pihak RSUD Pandega dalam pernyataannya, Selasa (20/01/2026).

Pesan ini sekaligus menjadi tamparan halus bagi siapa pun yang masih menganggap disabilitas sebagai hambatan mutlak.

Dengan dukungan aksesibilitas yang memadai mulai dari literasi Braille hingga layanan kesehatan yang ramah disabilitas setiap individu diyakini tetap punya peluang yang sama. Pendidikan, pekerjaan, hingga layanan publik seharusnya bisa diakses tanpa diskriminasi.

Peringatan Hari Braille Sedunia 2026 ini pun ditegaskan bukan seremoni kosong. RSUD Pandega mendorong seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Pangandaran untuk ikut turun tangan, membuka mata, dan memperluas kepedulian terhadap literasi Braille.

Komitmen RSUD Pandega disebut akan terus dijaga: menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif, adil, dan manusiawi. Targetnya satu tak ada warga yang tertinggal, tak ada hak yang diabaikan.

Dengan semangat kebersamaan, Pangandaran diharapkan melangkah menuju masa depan yang lebih inklusif. Di mana keterbatasan bukan alasan untuk disisihkan, dan setiap titik Braille menjadi saksi bahwa semua orang berhak melihat dunia dengan caranya sendiri.

Editor : Irfan Ramdiansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut