get app
inews
Aa Text
Read Next : Hj Ida Nurlaela Wiradinata Dorong Perbaikan Tata Kelola KUR BRI di Jawa Barat

Bukan Sekadar Medsos, Ida Nurlaela Dorong Digitalisasi Jadi Alat Sejahterakan Desa

Rabu, 24 Desember 2025 | 20:12 WIB
header img
Politisi PDI Perjuangan dari Dapil Jawa Barat X ini menegaskan, literasi digital bukan cuma soal bisa memegang gawai atau berselancar di media sosial. ( Foto: iNewsPangandaran.id)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Geliat digital di Kabupaten Pangandaran makin terasa panas. Anggota Komisi VI DPR  Ida Nurlaela Wiradinata, turun langsung memberi “suntikan” semangat kepada warga agar tak sekadar jadi penonton di era digital, tetapi tampil sebagai pemain yang cerdas dan berdaulat.

Politisi PDI Perjuangan dari Dapil Jawa Barat X ini menegaskan, literasi digital bukan cuma soal bisa memegang gawai atau berselancar di media sosial. Lebih dari itu, masyarakat harus mampu berpikir kritis, memilah informasi, sekaligus memaksimalkan platform digital untuk mendongkrak kesejahteraan ekonomi.

“Sekarang ini bukan zamannya lagi bertanya perlu atau tidak masuk dunia digital. Pertanyaannya, bagaimana kita bisa bertahan dan berdaulat di dalamnya,” tegas Ida saat tampil sebagai pembicara kunci dalam kegiatan literasi digital yang digelar di salah satu hotel di Pangandaran, Selasa (24/12/2025).

Menurutnya, digitalisasi bukan sekadar memindahkan dagangan dari pasar tradisional ke marketplace. Ini adalah perubahan cara berpikir dan cara berbisnis. Lewat gawai di tangan, pelaku UMKM di desa kini punya etalase yang sama luasnya dengan perusahaan besar.

“Melalui ponsel, semua orang punya peluang yang sama. Tinggal bagaimana kita mengelolanya,” ujarnya lugas.

Tak hanya soal jualan online, acara ini juga mengupas sisi gelap dunia digital, mulai dari banjir hoaks hingga ancaman keamanan data pribadi. Diskusi mengalir panas, peserta diajak lebih waspada agar tak mudah termakan informasi palsu yang kerap berseliweran di media sosial.

“Media sosial itu bukan cuma tempat hiburan. Ia bisa jadi instrumen ekonomi desa. Mari jadikan medsos sebagai alat penggerak ekonomi, bukan sekadar ruang pamer,” tandas Hj. Ida, disambut anggukan peserta.

Ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat memadati acara ini. Mulai dari pemuda, pendidik, pelaku UMKM, pengurus koperasi, hingga perangkat desa, semuanya duduk bersama membedah tantangan dan peluang di era digital.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta dibekali kemampuan memilah informasi, menjaga keamanan data pribadi, serta strategi memanfaatkan teknologi digital secara produktif dan bijak.

Harapannya, angka literasi digital di Pangandaran terus meroket, seiring dengan arah pembangunan daerah yang modern, progresif, namun tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan dan kearifan lokal.

 

Editor : Irfan Ramdiansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut