Polres Pangandaran Gelar Apel Operasi Ketupat 2025, Siapkan Pengamanan Arus Mudik dan Libur Lebaran

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id – Polres Pangandaran Polda Jabar menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2025 di Lapangan Parigi pada Rabu (20/3). Apel ini dipimpin oleh Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, dan didampingi oleh Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto serta Dandim 0625 Pangandaran Letkol Inf Indra Mardianto Subroto.
Apel tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dalam pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1446 H di wilayah hukum Polres Pangandaran.
Operasi Ketupat 2025 akan berlangsung dari 23 Maret hingga 8 April 2025, dengan fokus pengamanan di jalur utama mudik yang melintasi Pangandaran, seperti Parigi, Kalipucang, dan Padaherang. Pengamanan juga akan diperketat di pusat wisata seperti Pantai Pangandaran, Batu Karas, dan Green Canyon, yang diprediksi akan ramai dikunjungi wisatawan.
Dalam amanat Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, disebutkan bahwa sebanyak 164.298 personel gabungan akan dikerahkan dalam Operasi Ketupat 2025. Mereka akan bertugas di 2.835 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu di seluruh Indonesia.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, pergerakan masyarakat selama Lebaran diprediksi mencapai 146,48 juta orang. Jalur selatan Jawa, termasuk Padaherang, Mangunjaya, dan Kalipucang, diperkirakan akan menjadi titik padat arus mudik.
Untuk mengantisipasi kemacetan, rekayasa lalu lintas berupa ganjil-genap, contra flow, dan one way system akan diterapkan. Di jalur penyeberangan Pelabuhan Pangandaran, akan diterapkan delaying system, buffer zone, dan screening tiket guna memastikan kelancaran arus kendaraan.
Selain itu, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional seperti Pasar Parigi dan Pasar Pananjung juga menjadi perhatian.
Petugas akan melakukan pengawasan untuk memastikan distribusi BBM dan bahan pokok berjalan lancar serta menindak tegas praktik penimbunan.
Kapolres Pangandaran, AKBP Mujianto, menegaskan bahwa seluruh personel akan mengedepankan pelayanan humanis kepada masyarakat.
"Petugas juga akan memberikan imbauan kepada pengemudi untuk beristirahat guna mencegah microsleep, serta melakukan pengecekan kesehatan pengemudi dan kesiapan kendaraan," ucapnya.
Layanan hotline 110 akan dioptimalkan untuk menerima laporan darurat terkait gangguan kamtibmas maupun kemacetan di jalur mudik Pangandaran.
Dengan pengamanan yang telah disiapkan, diharapkan arus mudik dan libur Lebaran di Kabupaten Pangandaran dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Editor : Irfan Ramdiansyah