Demo Minta Evakuasi Dihentikan, Jeje Tegas Menolak: Dampaknya Bisa Lebih Parah

Irfan ramdiansyah
Ketua HNSI Pangandaran, Jeje Wiradinata, menegaskan evakuasi tumpahan batu bara di pesisir Pangandaran tidak boleh dihentikan karena berisiko memperparah pencemaran laut. (Foto: ist)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Polemik evakuasi tumpahan batu bara di pesisir Pangandaran kembali memanas. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pangandaran, secara tegas menolak tuntutan penghentian sementara proses evakuasi yang belakangan disuarakan sejumlah warga.

Menurut Jeje, penghentian pekerjaan justru berpotensi memperparah pencemaran laut. Ia menilai alasan perlunya sosialisasi tidak seharusnya menjadi dasar untuk menghentikan proses pengangkatan material batu bara yang masih mengendap di dasar laut.

"Saya tidak setuju kalau evakuasi dihentikan. Semakin lama dihentikan, dampaknya akan semakin besar. Kalau hanya perlu sosialisasi, bisa dilakukan beberapa jam tanpa menghentikan pekerjaan fisik," tegas Jeje usai meninjau lokasi evakuasi, Selasa (4/8/2026).

Jeje mengungkapkan, berdasarkan hasil kajian teknis Dinas Lingkungan Hidup, material batu bara yang berada di dasar laut mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) serta logam berat yang dapat mengancam ekosistem pesisir.

Ia menjelaskan, semakin lama batu bara terendam, semakin besar risiko racun menyebar akibat arus dan gelombang laut. Kondisi itu dinilai jauh lebih berbahaya dibanding keberadaan tongkang yang hanya mengganggu secara fisik.



Editor : Irfan Ramdiansyah

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network