PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Aksi tegas ditunjukkan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan saat turun langsung memimpin kegiatan bersih-bersih di kawasan Pantai Barat Pangandaran. Didampingi tokoh nasional Susi Pudjiastuti serta Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, kegiatan ini menyoroti ancaman serius sampah plastik dan puntung rokok yang kian mencemari pesisir dan merusak ekosistem laut.
Sejak pagi hari, ratusan peserta dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, komunitas lingkungan, hingga masyarakat umum memadati area sekitar Jembatan Spectrum. Mereka menyusuri garis pantai sambil memungut berbagai jenis sampah yang berserakan, terutama plastik sekali pakai dan puntung rokok yang menjadi limbah paling dominan sekaligus sulit terurai.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Taklimat dan Rakornas 2026 melalui Gerakan Nasional Bersih Sampah yang digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia. Pangandaran menjadi salah satu titik fokus mengingat statusnya sebagai destinasi wisata unggulan yang kerap menghadapi persoalan limbah pesisir.
Dengan mengenakan pakaian santai dan sarung tangan, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan terlihat aktif memungut sampah bersama peserta lainnya. Kehadirannya di tengah masyarakat bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap kebersihan lingkungan dan masa depan pariwisata Pangandaran.
“Ini bukan hanya kegiatan seremonial. Kami ingin masyarakat benar-benar sadar bahwa sampah plastik dan puntung rokok sangat berbahaya bagi ekosistem laut serta merusak citra wisata,” tegas Rudi Setiawan di sela kegiatan, Jumat (6/2/2026).
Susi Pudjiastuti yang turut hadir juga menyoroti kebiasaan sepele yang berdampak besar. Menurutnya, puntung rokok dan plastik kecil sering dianggap tidak berbahaya, padahal menjadi ancaman serius bagi kehidupan biota laut. Ia mengajak wisatawan dan warga untuk lebih bertanggung jawab dalam mengelola sampah.
Bupati Pangandaran Citra Pitriyami menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memperkuat edukasi lingkungan serta pengawasan kebersihan kawasan wisata. Ia berharap aksi kolaboratif ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif agar Pantai Barat tetap bersih dan nyaman bagi wisatawan.
Para peserta mengaku prihatin karena jenis sampah yang paling banyak ditemukan justru berasal dari aktivitas sehari-hari, seperti bungkus makanan, botol plastik, dan puntung rokok. Selain mencemari laut, limbah tersebut juga berpotensi merusak keindahan pantai yang menjadi daya tarik utama Pangandaran.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dan wisatawan tidak lagi membuang sampah sembarangan. Aksi yang dipimpin langsung Kapolda Jabar tersebut menjadi pesan kuat bahwa menjaga kebersihan pantai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi kewajiban bersama demi kelestarian alam dan keberlangsungan sektor pariwisata.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
