CIAMIS, iNewsPangandaran.id - Pondok Pesantren Nurul Firdaus yang berlokasi di Dusun Panoongan, Desa Kertaraharja, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, mendadak jadi sorotan. Bukan tanpa alasan, ponpes yang dipimpin Doktor Gumilar ini menerapkan metode bimbingan spiritual yang tak biasa.
Bukan sekadar doa dan pengajian, tapi menggabungkan pendekatan ilmiah dan ilahiyah dalam satu paket terapi spiritual terpadu.
Metode yang diberi nama Integrative Spiritual Treatment ini diklaim mampu menyentuh persoalan jiwa hingga ke akar-akarnya. Doktor Gumilar mengombinasikan tiga pilar utama yang jarang disatukan: Hypnotherapy, Ruqyah Syar’iyyah, dan Parapsikologi.
Hypnotherapy digunakan untuk menjangkau alam bawah sadar santri, membuka trauma dan gangguan mental yang kerap tersembunyi. Ruqyah Syar’iyyah diterapkan sebagai proses pembersihan spiritual yang sesuai syariat Islam.
Sementara parapsikologi dimanfaatkan untuk memahami fenomena mental dan psikis yang kerap dianggap di luar nalar logis.
Tak main-main, fokus utama program ini adalah rehabilitasi mental. Mulai dari gangguan jiwa, depresi berat, hingga kasus kecanduan ditangani melalui penguatan tauhid dan pembersihan energi negatif yang diyakini mengganggu keseimbangan batin.
Menurut Doktor Gumilar, pendekatan spiritual semata tidak cukup. Diperlukan analisis psikologi modern agar proses pemulihan bisa terukur dan berkelanjutan.
“Ketenangan batin harus berjalan seiring dengan kesembuhan mental yang nyata,” tegasnya, Selasa (3/2/2026).
Metode ini dirancang untuk menyelaraskan aspek kognitif, emosional, dan spiritual secara bersamaan. Hasilnya, santri tidak hanya dibekali ketenangan jiwa, tapi juga kesiapan mental untuk kembali menjalani kehidupan sosial secara sehat.
Pendekatan unik Pondok Pesantren Nurul Firdaus ini pun memantik perhatian publik. Di tengah maraknya persoalan kesehatan mental, metode bimbingan spiritual terpadu ini disebut-sebut sebagai terobosan yang patut diperhitungkan.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
