PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Pangandaran kembali bikin publik angkat alis. Bukan soal ombak atau ramainya pantai, kali ini yang jadi bahan obrolan adalah munculnya tempat nongkrong di ketinggian yang belakangan ramai diperbincangkan.
Sebuah kafe dan resto bernama Papi Cafe & Resto, yang berada di rooftop Grand Palma Pangandaran by Horison Syariah, kini resmi dibuka untuk umum.
Bukan hanya tamu hotel, warga lokal hingga wisatawan pun diperbolehkan naik dan menikmati suasana dari atas bangunan.
Dari rooftop ini, pengunjung disuguhi pemandangan yang jarang didapat dari satu titik sekaligus. Bentangan Pantai Barat dan Pantai Timur terlihat jelas, berpadu dengan kawasan Cagar Alam Pangandaran yang selama ini menjadi ikon wisata daerah tersebut.
Panorama ini sontak menarik perhatian, terutama di kalangan pelancong dan anak muda.
Soal kenyamanan, area dibagi ke dalam dua konsep. Ada ruang terbuka bagi pengunjung yang ingin merasakan langsung hembusan angin laut, serta ruang tertutup berpendingin udara bagi mereka yang menginginkan suasana lebih tenang.
Area khusus merokok juga disiapkan untuk menjaga kenyamanan bersama.
Hal lain yang mencuri perhatian datang dari dapurnya. Beberapa menu, seperti pizza, diolah menggunakan tungku kayu bakar. Cara ini memberi karakter rasa dan aroma berbeda dibandingkan metode modern yang umum digunakan saat ini.
Selain itu, tersedia pula beragam pilihan makanan dan minuman, mulai dari hidangan berat, camilan, hingga kopi racikan manual dan minuman berbahan rempah.
Menu-menu tersebut disajikan sebagai pelengkap aktivitas nongkrong pengunjung.
Pada waktu-waktu tertentu, khususnya malam akhir pekan, suasana di rooftop kian hidup dengan hiburan musik langsung. Kondisi ini membuat area tersebut tak sekadar menjadi tempat makan, tetapi juga ruang berkumpul dan bersantai.
Kehadiran Papi Cafe & Resto di rooftop hotel tersebut menambah warna baru dalam geliat wisata Pangandaran. Fenomena ini menunjukkan bahwa pengalaman menikmati kota wisata kini tak hanya soal pasir dan ombak, tapi juga soal sudut pandang berbeda dari atas ketinggian.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
